Jumat, 15 Februari 2013

Sejarah Penemu Sikat Gigi

Tahukah Anda bahwa kebiasaan membersihkan gigi telah dimulai ribuan tahun yang lalu oleh bangsa Babilonia ? Sejarah mencatat bahwa pada tahun 3500 SM, bangsa Babilonia kuno telah menggunakan chewingstick (rempah yang dikunyah) untuk membersihkan gigi mereka. Tidak hanya bangsa babilonia, orang Asia dan Afrika juga menggunakan chewingstick untuk membersihkan gigi mereka. Orang Asia dan Afrika biasanya menggunakan ranting, akar atau bagian pohon yang telah diuapi untuk dikunyah. Orang-orang Cinalah yang dipercaya menggunakan sikat gigi untuk pertama kalinya pada tahun 1400-an. Pada saat itu sikat gigi dibuat dengan menggunakan bulu landak yang ditancapkan di sebatang tongkat bambu atau tulang binatang seukuran pensil. Sedangkan penemu konsep sikat gigi modern seperti yang kita gunakan saat ini adalah seorang narapidana Inggris bernama William Addis di dalam penjara. Dia menggunakan tulang yang dilubangi kecil-kecil, kemudian mengisinya dengan bulu binatang yang didapat dari penjaga penjara. Agar tidak mudah lepas, William mengelem bulu-bulu itu menjadi satu. Berkat temuannya ini William Addis menjadi seorang jutawan begitu keluar dari penjara. Hingga tahun 1930-an, orang-orang masih menggunakan tulang dan bulu binatang sebagai bahan utama sikat gigi. Sikat gigi diproduksi massal menggunakan tulang ternak dan bulu babi hutan yang hidup di daerah Siberia dan Cina. Sayangnya bulu-bulu ini dinilai tidak efisien dan higienis. Tidak jarang bulu-bulu itu jatuh ketika orang sedang menyikat gigi mereka. Sebagai pengganti tulang dan bulu, sikat gigi berbulu nilon diproduksi pertamakalinya oleh sebuah perusahaan Amerika bernama Du Pont pada tahun 1938. Kini kita bisa menemukan sikat gigi dengan berbagai bentuk dan ukuran di warung-warung kelontong dekat rumah. Ada yang memiliki kepala sikat besar, ada yang berbulu sikat zig-zag, dan ada pula sikat gigi elektronik yang memanfaatkan tenaga baterai. Beruntunglah kita yang hidup di jaman ini, karena kita tidak perlu menggunakan sikat gigi berbulu landak. Perkembangan I 1. Dari ranting pohon Sikat gigi yang tercatat pertama dalam sejarah adalan pada tahun 3000 SM. Pada masa itu, ranting tanaman-tanaman tertentu digunakan untuk membersihakan gigi. Hal ini dipraktekkan oleh bangsa Romawi dari Yunani Kuno. Mereka mengunyah sebatang ranting dengan ukuran kira-kira sebesar pensil sampai ujungnya lunak, lalu menggunakannya untuk menggosok gigi. Ranting yang digunakan dipilih dengan hati-hati, dan dipilh berdasarkan aromanya. Ranting-ranting wangi tadi selain membersihkan juga memberi kesegaran pada mulut. Pada tahun 570-632 Masehi, Nabi Muhammad SAW mempelopori penggunaan ranting atau akar pohon siwak untuk membersihakan gigi. Selain itu orang India menggunakan jenis ranting berbeda yang sering mereka sebut daatun, sejenis pohon mahogany. Tulisan pertama yang memuat tentang sikat gigi ini berasal dari sastra Cina pada tahun 1600 SM. 2. Awalnya pakai tulang Uniknya, bentuk sikat gigi yang seperi ini ditemukan oleh seorang napi. William Addis, pria asal Inggris ini ditangkap karena menjadi penyebab kerusuhan. Saat dipenjara dia merasa bahwa bentuk sikat gigi saat itu yang menggunakan kain kasar yang sudah diolesi garam dan karbol pada gigi, masih bisa dikembangkan. Dia lalu mencari sebuah tulang kecil, dan membuat lubang ditengahnya. Beberapa helai bulu kasar dikaitkan jadi satu lalu dimasukkan ke dalam lubang tadi dan di lem. Dari penemuan inilaih akhirnya William memproduksi sikat gigi secara besar-besaran pada tahun 1780, dan sangat laku di masyarakat. Namun, hak paten untuk sikat gigi pertama kalinya dimilki oleh H.N Wadsworth pada tahun 1852 di Amerika. Sikat gigi ciptaannya juga terbuat dari tulang yang diberi lubang dan menggunakan bulu babi. Sayangnya bulu ini bukanlah pilihan yang sempurna, karena mengandung bakteri, susah kering, dan bulu-bulunya mudah lepas. Walaupun praktek sikat gigi sudah ada sejak jaman dulu, namun kebiasaan ini baru dianggap penting di masa Perang Dunia ke II. Pada masa itu para prajurit wajib sikat gigi, dan meneruskan kebiasaan ini saat pulang pada keluarga mereka. 3. Plastik dan Nilon Pada tahun 1937 nilon ditemukan oleh Wallace H.Carothers di Du Pont Laboteries, Nemour Amerika. Penemuan nilon ini langsung memicu perubahan bahan yang digunakan untuk dijadikan sikat gigi pada tahun 1938. Gagang tulangnya pun diganti dengan menggunakan plastic yang sudah ditemukan beberapa waktu sebelumnya. Tahun 1959 dalam acara Asosiasi Dokter Gigi Amerika, sebuah perusahaan bernama Brostol-Myers Company memperkenalkan The Broxodent, sikat gigi elektrik pertama. Sejak itu perkembangan sikat gigi elektrik pun semakin pesat. Beberapa perusahaan diantaranya adalah General Elektric yang membuat sikat gigi elektrik dengan menggunakan baterai yang bsia diisi ulang pada tahun 1961. Dan ditahun 1987, Interplak membuat sikat gigi elektrik yang bisa bergerak sendiri dan diberi nama interplak. Perkembangan II Dibenua eropa, sikat gigi diperkenalkan pertama kali oleh william Addis, seorang Napi asal ingris. Ketika itu, ia mengisi waktu luangnya di penjara dengan memanfaatkan barang bekas yang ada di sekitarnya. Salah satunya ia mencoba dengan tulang sisa makanan para napi. Dengan menggunakan bulu sikat rambut milik sipir penjara, dia yang menciptakan sikat gigi modern. Pada tahun 1780 degan jenis gagang yang lebih bagus ia memasarkan sikat gigi secara masal.Tahukah Anda bahwa kebiasaan membersihkan gigi telah dimulai ribuan tahun yang lalu oleh bangsa Babilonia ? Sejarah mencatat bahwa pada tahun 3500 SM, bangsa Babilonia kuno telah menggunakan chewingstick (rempah yang dikunyah) untuk membersihkan gigi mereka. Tidak hanya bangsa babilonia, orang Asia dan Afrika juga menggunakan chewingstick untuk membersihkan gigi mereka. Orang Asia dan Afrika biasanya menggunakan ranting, akar atau bagian pohon yang telah diuapi untuk dikunyah. Orang-orang Cinalah yang dipercaya menggunakan sikat gigi untuk pertama kalinya pada tahun 1400-an. Pada saat itu sikat gigi dibuat dengan menggunakan bulu landak yang ditancapkan di sebatang tongkat bambu atau tulang binatang seukuran pensil. Sedangkan penemu konsep sikat gigi modern seperti yang kita gunakan saat ini adalah seorang narapidana Inggris bernama William Addis di dalam penjara. Dia menggunakan tulang yang dilubangi kecil-kecil, kemudian mengisinya dengan bulu binatang yang didapat dari penjaga penjara. Agar tidak mudah lepas, William mengelem bulu-bulu itu menjadi satu. Berkat temuannya ini William Addis menjadi seorang jutawan begitu keluar dari penjara. Hingga tahun 1930-an, orang-orang masih menggunakan tulang dan bulu binatang sebagai bahan utama sikat gigi. Sikat gigi diproduksi massal menggunakan tulang ternak dan bulu babi hutan yang hidup di daerah Siberia dan Cina. Sayangnya bulu-bulu ini dinilai tidak efisien dan higienis. Tidak jarang bulu-bulu itu jatuh ketika orang sedang menyikat gigi mereka. Sebagai pengganti tulang dan bulu, sikat gigi berbulu nilon diproduksi pertamakalinya oleh sebuah perusahaan Amerika bernama Du Pont pada tahun 1938. Kini kita bisa menemukan sikat gigi dengan berbagai bentuk dan ukuran di warung-warung kelontong dekat rumah. Ada yang memiliki kepala sikat besar, ada yang berbulu sikat zig-zag, dan ada pula sikat gigi elektronik yang memanfaatkan tenaga baterai. Beruntunglah kita yang hidup di jaman ini, karena kita tidak perlu menggunakan sikat gigi berbulu landak. Perkembangan I 1. Dari ranting pohon Sikat gigi yang tercatat pertama dalam sejarah adalan pada tahun 3000 SM. Pada masa itu, ranting tanaman-tanaman tertentu digunakan untuk membersihakan gigi. Hal ini dipraktekkan oleh bangsa Romawi dari Yunani Kuno. Mereka mengunyah sebatang ranting dengan ukuran kira-kira sebesar pensil sampai ujungnya lunak, lalu menggunakannya untuk menggosok gigi. Ranting yang digunakan dipilih dengan hati-hati, dan dipilh berdasarkan aromanya. Ranting-ranting wangi tadi selain membersihkan juga memberi kesegaran pada mulut. Pada tahun 570-632 Masehi, Nabi Muhammad SAW mempelopori penggunaan ranting atau akar pohon siwak untuk membersihakan gigi. Selain itu orang India menggunakan jenis ranting berbeda yang sering mereka sebut daatun, sejenis pohon mahogany. Tulisan pertama yang memuat tentang sikat gigi ini berasal dari sastra Cina pada tahun 1600 SM. 2. Awalnya pakai tulang Uniknya, bentuk sikat gigi yang seperi ini ditemukan oleh seorang napi. William Addis, pria asal Inggris ini ditangkap karena menjadi penyebab kerusuhan. Saat dipenjara dia merasa bahwa bentuk sikat gigi saat itu yang menggunakan kain kasar yang sudah diolesi garam dan karbol pada gigi, masih bisa dikembangkan. Dia lalu mencari sebuah tulang kecil, dan membuat lubang ditengahnya. Beberapa helai bulu kasar dikaitkan jadi satu lalu dimasukkan ke dalam lubang tadi dan di lem. Dari penemuan inilaih akhirnya William memproduksi sikat gigi secara besar-besaran pada tahun 1780, dan sangat laku di masyarakat. Namun, hak paten untuk sikat gigi pertama kalinya dimilki oleh H.N Wadsworth pada tahun 1852 di Amerika. Sikat gigi ciptaannya juga terbuat dari tulang yang diberi lubang dan menggunakan bulu babi. Sayangnya bulu ini bukanlah pilihan yang sempurna, karena mengandung bakteri, susah kering, dan bulu-bulunya mudah lepas. Walaupun praktek sikat gigi sudah ada sejak jaman dulu, namun kebiasaan ini baru dianggap penting di masa Perang Dunia ke II. Pada masa itu para prajurit wajib sikat gigi, dan meneruskan kebiasaan ini saat pulang pada keluarga mereka. 3. Plastik dan Nilon Pada tahun 1937 nilon ditemukan oleh Wallace H.Carothers di Du Pont Laboteries, Nemour Amerika. Penemuan nilon ini langsung memicu perubahan bahan yang digunakan untuk dijadikan sikat gigi pada tahun 1938. Gagang tulangnya pun diganti dengan menggunakan plastic yang sudah ditemukan beberapa waktu sebelumnya. Tahun 1959 dalam acara Asosiasi Dokter Gigi Amerika, sebuah perusahaan bernama Brostol-Myers Company memperkenalkan The Broxodent, sikat gigi elektrik pertama. Sejak itu perkembangan sikat gigi elektrik pun semakin pesat. Beberapa perusahaan diantaranya adalah General Elektric yang membuat sikat gigi elektrik dengan menggunakan baterai yang bsia diisi ulang pada tahun 1961. Dan ditahun 1987, Interplak membuat sikat gigi elektrik yang bisa bergerak sendiri dan diberi nama interplak. Perkembangan II Dibenua eropa, sikat gigi diperkenalkan pertama kali oleh william Addis, seorang Napi asal ingris. Ketika itu, ia mengisi waktu luangnya di penjara dengan memanfaatkan barang bekas yang ada di sekitarnya. Salah satunya ia mencoba dengan tulang sisa makanan para napi. Dengan menggunakan bulu sikat rambut milik sipir penjara, dia yang menciptakan sikat gigi modern. Pada tahun 1780 degan jenis gagang yang lebih bagus ia memasarkan sikat gigi secara masal.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar